Sembilan Tahun Tak Putus, Agincourt Resources Salurkan Rp5,29 Miliar Beasiswa Martabe Prestasi 2026

SW25
0
Kuasa Direksi PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, (tiga dari kanan) berfoto bersama 13 penerima Beasiswa Martabe Prestasi jenjang perguruan tinggi unggulan nasional tahun ajaran 2026/2027, Jumat (24/7/2026). (Dok: PTAR)

BATANG TORU - PT Agincourt Resources (PTAR) kembali menyalurkan bantuan beasiswa Martabe Prestasi kepada 341 pelajar dan mahasiswa dari Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk tahun 2026, di Sopo Daganak Batang Toru, pada Jumat (24/7/2026)

PTAR menggelontorkan bantuan sebesar Rp5,29 miliar sebagai wujud dukungan terhadap pendidikan berkelanjutan, meskipun kegiatan tambang sendiri masih dalam proses pemulihan pasca bencana hidrometereologi pada November 2026 lalu.

Diketahui, dari 341 penerima, 88 orang diantaranya merupakan penerima baru sedangkan sisanya adalah penerima lanjutan. 

PTAR sendiri mengalokasikan 42 persen dari total penerima merupakan siswa/ mahasiswa dari wilayah lingkar tambang yakni Kecamatan Batang Toru dan Muara Batang Toru.

Hanya saja, penyaluran beasiswa tahun ini hanya di fokuskan pada peserta didik jenjang SMA dan perguruan tinggi. Beasiswa untuk SD dan SMP ditiadakan sebagai bagian dari penyesuaian prioritas Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat selama masa pemulihan kegiatan perusahaan.

"Komitmen kami tidak berubah. Kami menyesuaikan skala program agar tetap dapat berjalan secara berkelanjutan dengan mendahulukan kelompok yang paling membutuhkandukungan, yakni siswa SMA yang bersiap masuk perguruan tinggi dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi," kata Rahmat Lubis, Kuasa Direksi PTAR.
 
Senada dengan itu, Kadis Pendidikan Tapsel, Efrida Yanti Pakpahan  menegaskan Program PPM Agincourt Resources telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat baik di sektor pendidikan maupun sektor lainnya.

Ia menilai, beasiswa ala PTAR ini telah menyelamatkan anak-anak dari keluarga dengan kemampuan ekonomi tendah agar punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Ia berpesan kepada para siswa agar tidak menjadikan kondisi ekonomi sebagai alasan memutus cita-cita.

"Banyak jalan untk meraihnya salah satunya melalui beasiswa (Martabe Prestasi)," ujarnya.

Elfrida mengungkapkan, untuk tahun 2026 ini, sebanyak 13 penerima beasiswa PTAR berhasil membuktikan prestasinya dengan diterima di perguruan tinggi unggul dan ternama di Indonesia.

Ia merinci, 6 orang penerima beasiswa Martabe Prestasi diterima di IPB, 3 orang di UGM dan masing-masing 1 orang diterima di Undip, Univ Airlangga, Univ. Brawijaya dan Univ. Sebelas Maret.

Syahrial Azhari Gultom, warga Dewa Wek III, penerima beasiswa yang diterima di IPB, mengaku bangga dan bersyukur terpilih sebagai penerima beasiswa PTAR.

Beasiswa tersebut sebutnya akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dijadikan motivasi untuk terus berprestasi.

"Beasiswa ini akan saya manfaatkan sebaik mungki. Selain membantu biaya pendidikan, beasiswa ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi yang saya miliki," ujarnya.

Pengakuan yang sama juga diungkapkan Rona Melati Pakpahan. Rona adalah penerima beasiswa Martabe Prestasi pada tahun 2017. Ia kini bekerja di perusahaan logistik di Medan usai menamatkan studi S1 Ekonomi Islamnya di UIN Sumut.

"Berkat beasiswa ini, saya akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion saya, mandiri secara finansial dan membantu keluarga," akunya.

PTAR sendiri pertama kali meluncurkan program beasiswa Martabe Prestasi pada tahun 2017. Sebanyak 3.037 pelajar dan mahasiswa sudah merasakan manfaat dari program ini.

Selama hampir satu dekade, program ini menjadi satu program beasiswa terluas yang dikelola perusahaan tambang di Sumut dan menjangkau siswa dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.

Komitmen ini menjadi bukti bahwa PTAR menjadikan pendidikan sebagai skala prioritas jangka panjang dalam membantu anak-anak Tapanuli Selatan untuk selanjutnya berkontribusi ke daerah dan negara.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)