Pasca Banjir Susulan, BNPB dan Pemkab Tapteng Kolaborasi Normalisasi Sungai Sigalagala Sipange

SW25
0
Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi, Kedeputian Kedaruratan BNPB Nelwan Harapan didampingi Plh Camat Tukka Friendky Simanungkalit meninjau proses normalisasi Sungai Sigalagala Sipange pasca banjir susulan 17 Juli 2026 lalu.

TAPANULI TENGAH - Pemkab Tapanuli Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan sedikitnya 4 unit alat berat untuk menormalisasi Sungai Silaga-laga, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat (24/7/2026)

Pengerahan 4 unit alat berat tersebut sebagai respon atas banjir susulan yang melanda Kelurahan Sipange pada tanggal 17 Juli 2026.

Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Kedaruratan BNPB, Nelwan Harahap, meninjau langsung proses normalisasi sungai ini.

Didampingi Plh Camat Tukka, Friendky MH Simanungkalit, Nelwan ingin memastikan bahwa seluruh proses pengerjaan dan normalisasi sungai berjalan optimal demi kebaikan warga terdampak.

"Kami hadir ke sini untuk memastikan penanganan darurat yang dibutuhkan berjalan cepat, baik logistik korban, pemenuhan kebutuhan dasar, maupun perbaikan prasarana vital. Target utama kami adalah mengatasi ancaman yang berpotensi mengganggu ruan ghidup dan kehidupan warga terdampak," ungkap Nelwan di Sipange, Jumat (24/7)

Sebagai penanganan teknis pascabanjir susulan, terang Nelwan, BNPB menurunkan 4 unit alat berat untuk memperlancar dan menormalisasi sungai Sigala-gala.

Selain itu pengerjaan penguatan tebing sungai juga dilakukan dengan membangun tanggul menggunakan jumbo bag sepanjang 400 meter.

"Kami berharap masyarakat mempercayakan langkah penanganan ini kepada pemerintah. Jika ada keluhan kekurangan atau kebutuhan di lapangan, mohon komunikasikan langsung secara akurat. Informasi yang benar sangat kami butuhkan agar penanganan tepat sasaran dan tidak simpang siur," pungkasnya.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)