PANDAN - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), meluncurkan layanan online pendataan calon penerima bantuan stimulus dari Kementerian Sosial RI, bernama Layanan INTIPBASRI, pada Rabu (19/8/2026), di Kantor Kominfo Tapteng, Jalan Raja Djunjungan Lubis, Pandan.
Layanan INTIPBASRI yang merupakan singkatan dari Layanan Informasi Terpadu Identitas Penerima Bantuan Stimulan Kemensor RI, ini dapat diakses di situs https://intipbasri.tapteng.go.id
Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab. Tapteng, Bonar Silalahi, mengatakan bahwa saat ini melalui website https://intipbasri.tapteng.go.id, masyarakat Tapanuli Tengah dapat langsung melakukan pengecekan apakah namanya telah masuk dalam data penerima bantuan atau tidak.
Pengecekan dapat dilakukan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Nomor Kartu Keluarga (NKK) pada laman yang telah tersedia.
Bagi warga yang datanya masih tidak bersesuaian atau tidak ditemukan, dapat langsung menghubungi pemerintahan desa/ kelurahan setempat untuk perbaikan atau pendataan lebih lanjut.
Peluncuran layanan online ini sendiri dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terkait calon penerima bantuan stimulan seperti jaminan hidup (jadup), isi hunian dan atau stimulus ekonomi dari pemerintah pusat.
Selain itu, layanan ini juga untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat tepat sesuai dengan identitas serta berdasarkan kondisi dan kategori kerusakan yang ada.
Namun, meskipun telah masuk dalam calon data penerima, keputusan mengenai pencairan bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat ini, tetap berada pada kementerian/ lembaga yang berwenang, sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku.
"Pemkab Tapteng, dalam hal penyaluran Dana Stimulan Kementerian Sosial ini adalah melalui tahap verifikasi, selanjutnya data dan dokumen yang ada ditandatangani secara bersama-sama oleh Bupati Tapteng, Kapolres Tapteng dan Kejari Sibolga. Setelah melalui tahap validasi ketat, data penerima bantuan selanjutnya diusulkan langsung ke Satgas Kementerian Sosial RI di Jakarta," terang Bonar Silalahi.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Basyri Natuion, menegaskan pentingnya transparansi informasi terkait sumber dana bantuan bagi masyarakat.
Ia menegaskan, bahwa bantuan stimulus terkait bencana di Tapanuli Tengah bersumber dari pemerintah pusat melalui Kemensos RI atau BNPB.
"Sama sekali tidak ditanggung di dalam APBD Kabupaten Tapanuli Tengah melainkan murni anggarannya bersumber dari Kementerian Sosial RI dan BNPB Pusat," tegas Basyri.
Penulis: Samsul Pasaribu

