![]() |
| Simulasi penanggulangan kondisi kegawat-daruratan di Latma Pacifik Partnership 2026 |
SIBOLGA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga bersama delegasi negara-negara peserta Latma Pacific Partnership 2026, melaksanakan latihan bersama di Kota Sibolga, pada Jumat (24/7/2026)
Latihan bersama yang diikuti 6 negara yakni; Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jerman, Singapura dan Indonesia ini, dilaksanakan di dua lokasi yang berbeda, yaitu di Kantor Walikota Sibolga dan Kantor Basarnas Sibolga, di Pandan.
Wadansatgas Latma Pacific Partnership 2026 di Sibolga-Tapteng, Letkol Laut (P) Haka Andinantha, menjelaskan latihan bersama ini difokuskan pada peningkatan kemampuan penanggulangan bencana, koordinasi tanggap darurat, pencarian dan pertolongan (SAR), serta penguatan komunikasi dan kolaborasi antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat.
Haka Andinantha, yang juga merupakan Danlanal Sibolga ini menyebut bahwa latihan bersama ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan kapasitas personil sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AL, BPBD, Basarnas, pemerintah daerah dan delegasi internasional.
"Melalui latihan ini, para peserta saling bertukar pengalaman, pengetahuan dan praktik terbaik dalam penanggulangan bencana. Kerjasama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat respon terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Sibolga dan Tapteng," jelasnya.
Pacific Partnership sendiri merupakan misi kemanusiaan dan kerjasama multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasific yang berfokus pada isu-isu kemanusiaan.
Kehadiran delegasi dari 6 negara termasuk Indonesia ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan masyarakat melalui kolaborasi internasional.

