Hujan Deras Picu Banjir di Tiga Kecamatan, BPBD Tapteng Dibantu TNI POLRI dan Basarnas Sigap Evakuasi Warga

SW25
0
Warga Tapteng menerjang derasnya arus banjir di Lopian Badiri

TAPTENG - Kabupaten Tapanauli Tengah dan sekitarnya kembali diguyur hujan berintensitas tinggi, pada Minggu (13/9/2026).

Akibatnya sejumlah lokasi khususnya yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor pada November 2025 lalu, yakni; Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri dan Kecamatan Sarudik, kembali mengalami banjir.

Titik terparah pada banjir berulang ini terjadi di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka. Hujan bermula turun pada pukul 15.30 WIB dan secara singkat merendam perkampungan yang ada.

Pukul 15.45 WIB, ketinggian air diketahui setinggi lutut orang dewasa, dan terus mengalami kenaikan hingga setinggi dada orang dewasa pada pukul 16.17 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Tapteng, dibantu Basarnas, secepatnya melakukan evakuasi warga yang terjebak di rumah masing-masing.

Sebanyak 15 kepala keluarga yang terdiri dari 37 jiwa, berhasil dievakuasi oleh BPBD dan Basarnas ke Gereja BKBP Sipange.

Hujan dan derasnya arus menjadi kendala dalam proses evakuasi ini.

Beruntung, sekitar pukul 17.17 WIB, guyuran hujan mereda dan air berangsur-angsur surut.

Kondisi yang sama juga terjadi di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri. Debit Sungai Lopian naik 60 cm dan memicu terjadinya luapan hingga ke badan jalan, yang mengakibatkan kemacetan parah dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Akses jalan utama lainnya yang terdampak banjir berulang ini juga terjadi Muara Nibung, Kecamatan Pandan. Lokasi ini tergenang air setinggi 30 cm yang mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.

Sementara itu di Jalan Feisal Tanjung (jalan baru Tukka), ketinggian air mencapai 50 cm.

Di Kecamatan Sarudik, debit air sungai Sarudik meningkat tajam hingga mencapai ketinggian 2 meter. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam banjir khususnya di lingkungan 8. Kondisi ini pun memaksa warga terdampak untuk mengungsi secara mandiri.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kab. Tapteng, Agus Harianto, menjelaskan bahwa pihaknya telah langsung turun ke lokasi terdampak banjir sejak hujan mulai mengguyur sekitar pukul 15.30 WIB.

Ia mengatakan, Pemkab Tapteng dibantu Tim Pusdalops, TNI/Polri, Pos SAR Sibolga, Satpol PP dan Dishub Tapteng, berkolaborasi guna memastikan evakuasi dan penanganan berjalan lancar.

"Prioritas utama kami adalah keselamatan jiwa warga. Tim langsung diterjunkan ke titik-titik genangan tinggi," kata Agus.

"Hingga pukul 18.00 WIB, kondisi di Kelurahan Sipange, Kelurahan Lopian Kecamatan Badiri dan wilayah Sarudik terpantau berangsur surut. Kendati demikian, tim BPBD Tapteng tetap siaga di lokasi guna memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif bagi masyarakat," pungkasnya.

--Samsul Pasaribu--

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)