Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Tinjau Hutanabolon, Gercep Antisipasi Banjir Berulang

SW25
0
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis meninjau Lingkungan I Kel.Hutanabolon Tukka pasca banjir susulan Kamis (10/9/2026)

TAPTENG - Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu dan Mahmud Efendi Lubis, meninjau lokasi terdampak banjir susulan di Lingkungan I, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat (11/9/2026)

Kelurahan ini diketahui kembali terkena banjir disusul jebolnya tanggul sementara, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Kamis (10/9/2026)

"Yang terjadi malam tadi adalah jebolnya tanggul akibat debit air yang sangat tinggi. Kami turun langsung untuk melihat kondisi dan memastikan masyarakat terlindungi," kata Masinton, menjawab awak media.

Sebagai respon cepat, kata Masinton. Pihaknya langsung bekerja dengan mengerahkan sejumlah alat berat untuk melakukan pengerukan sungai yang mendangkal serta memasang tanggul sementara yang terbuat dari jumbo bag/ karung besar berisi pasir dan batu.

Langkah taktis ini diambil sembari mempersiapkan penanganan permanen berupa pembangunan sabo dam dan dinding penahan (retaining wall) yang terus berlangsung.

Politisi PDIP ini mengungkapkan, kendala yang dihadapi pihaknya dalam menanggulangi dampak bencana November 2025 lalu khususnya di Hutanabolon dan Sipange adalah cuaca ekstrem dan kondisi sabo dam yang belum rampung sepenuhnya.

Meskipun demikian, baik Pemkab Tapteng maupun pekerja lapangan dari PT Wijaya Karya (WIKA), optimis proses penanggulangan dampak bencana di lokasi tersebut rampung Desember 2026.

Masinton pun menghimbau, masyarakat sekitar sungai untuk tidak mengambil batu atau pun pasir dari tanggul-tanggul sementara yang dijadikan penahan air sungai, karena bisa mengakibatkan lemahnya tanggul dan mengancam keselamatan warga.

"Masyarakat kita imbau jangan mengambil batu dari tanggul atau tebing yang berfungsi menahan pasir dan aliran air. Kalau mengambil batu, jangan dari struktur penahan. Ini menyangkut keselamatan kita bersama," pintanya.

"Kita terus berupaya menjaga masyarakat agar jangan sampai terkena banjir. Kasihan masyarakat yang terus mengalami kondisi seperti ini. Mudah-mudahan masyarakat tetap kuat dan kita bersama-sama menghadapi kondisi ini," pungkasnya.

--Samsul Pasaribu--

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)