Api Mengamuk di Ketapang Sibolga, 11 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

SW25
0
Petugas Damkar Dinas Satpol PP Kota Sibolga dibantu warga berjibaku memadamkan api pada peristiwa kebakaran di Ketapang Sibolga

SIBOLGA - Sebanyak empat kepala keluarga (KK) harus ikhlas kehilangan rumahnya, setelah si jago merah melahap bangunan semi permanen di Jalan Ketapang Gang Kelinci, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, pada Kamis pagi (8/1/2026)

Api yang mulai terlihat pada pukul 08.45 WIB tersebut dengan cepat langsung menjalar keseluruh bangunan dan meratakanya dengan tanah kurang dari 30 menit.

Meskipun petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Dinas Satpol PP Kota Sibolga tiba dengan cepat di lokasi, namun karena bangunan sebagian besar berbahan kayu, menyebabkan dengan mudah digerogoti api.

Seratusan warga dibantu personil Polres Sibolga dan petugas Damkar bahu membahu memadamkan api dengan memanfaatkan seluruh sumber air yang ada baik dari rumah-rumah penduduk maupun dari damkar sendiri.

Beruntungnya, akibat kesigapan petugas damkar dan warga, api berhasil dilokalisir sehingga tidak sampai menjalar kebangunan lain. Pasalnya, seluruh rumah yang berdekatan dengan pusat api bersusun rapat dan persis berada di kaki bukti Ketapang.

Seorang saksi mata, Anhar Harapah (73) warga Ketapang, kepada limakabar.com mengatakan api pertama kali terlihat dari sisi kanan rumah sekitar pukul 08.45 WIB dan dengan cepat membakar seluruh bangunan.

Puing-puing rumah warga di Jalan Ketapang Gg Kelinci ludes dilahap api

Anhar tidak menyangka, api yang menurutnya berasal dari meteran listrik yang terbakar tersebut begitu cepatnya menjalar kesluruh bangunan rumah yang ditempati 11 jiwa tersebut.

"Apinya berasal dari samping, kalau gak salah meteran listriknya terbakar," kata Anhar bersaksi.

Anhar juga mengaku salut dengan kesigapan petugas damkar Sibolga yang telah berada di lokasi kurang dari sepuluh menit.

"Untung saja pemadam kita cepat datang, kurang dari sepuluh menit sudah ada disini," akunya.

Sementara itu, Tim Tagana dari Dinas Sosial Kota Sibolga, Novalinda menjelaskan empat KK yang menjadi korban kebakaran hari itu berasal dari satu keluarga (keluarga besar).

Seluruh bangunan rumah yang hangus terbakar, sebelumnya dihuni oleh kelurga Uppa br. Simamora, Conni br. Purba, Hannum, dan Anhar Harahap.

"Totalnya ada 11 jiwa yang menempatinya tediri dari ibu, anak dan cucu-cucunya," bebernya.

Setelah berjibaku lebih dari 30 menit, petugas damkar Sibolga yang dipimpin langsung Kadis Satpol PP Kota Sibolga, H. Dedy Rachman Lubis dan dibantu oleh personil Polres Sibolga serta warga, berhasil memadamkan api.

Akibat kebakaran ini, tidak ditemukan korban jiwa dan kerugian materil ditaksir mencapai seratus juta rupiah.

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)