![]() |
| Bupati Tapteng Masinton Pasaribu didampingi politisi dan tokoh masyarakat Tapteng Sarma Hutajulu menyerahkan bantuan peralatan dan perlengkapan sekolah bagi siswa di SDN 158505 Tukka |
TAPTENG - Politisi sekaligus tokoh masyarakat Kab. Tapanuli Tengah, Sarma Hutajulu, bersama-sama dengan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menyalurkan bantuan peralatan dan perlengkapan sekolah kepada pelajar tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Tukka, pada Rabu (7/1/2026).
Pendistribusian tersebut dilakukan secara simbolis dan dipusatkan di dua titik yang berbeda yakni di SDN 158505, Kelurahan Tukka dan di sekolah darurat Posko Pengungsian Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka.
Sarma Hutajulu yang merupakan politisi PDI Perjuangan Kab. Tapteng tersebut kepada awak media menjelaskan, sebanyak 1500 paket peralatan dan perlengkapan sekolah disalurkan kepada para pelajar di seluruh Kecamatan Tukka dan Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dipilihnya dua kecamatan tersebut karena dinilai menjadi daerah yang paling parah terdampak bencana banji dan longsor pada 25 November 2025 lalu.
Srikandi Tapteng ini menjelaskan, sebanyak 14 sekolah di Kecamatan Tukka dan 9 sekolah di Kecamatan Sitahuis akan menerima paket bantuan perlengkapan sekolah yang terdiri dari seragam sekolah, tas, buku, alat tulis dan kaos kaki.
"Totalnya ada 1500 paket (peralatan dan perlengkapan sekolah)," ujar Sarma.
Masih kata Sarma, selain dua kecamatan tersebut pihaknya juga akan mendistribusikan bantuan yang sama sebanyak 250 paket untuk siswa di Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri.
"Ini diluar yang 1500 paket tersebut," bebernya.
![]() |
| Sarma Hutajulu, politisi dan tokoh masyarakat Kab. Tapanuli Tengah |
Masih terkait bantuan, Sarma menjelaskan pihaknya juga memberikan bantuan berupa peralatan kebersihan sekolah yakni, beko sorong, sapu dan mesin semprot air jet cleaner untuk mendukung upaya pemulihan setiap sekolah yang masih dalam proses pembersihan dari material banjir dan longsor.
Bantuan serupa (peralatan kebersihan) juga akan diberikan kepada rumah-rumah ibadah seperti masjid dan gereja.
"Ini untuk mempercepat proses pembersihan rumah-rumah ibadah, khususnya masjid. Karena sebentar lagi juga akan memasuki bulan Ramadhan," ucapnya.
Sarma Hutajulu yang merupakan satu-satunya perempuan di Tapteng yang menjadi ketua partai ini mengungkapkan, penggalangan bantuan bagi warga terdampak bencana di Tapteng diinisiasi oleh dirinya sendiri.
Dengan memanfaatkan relasi dan koleganya baik yang ada di dalam maupun luar negeri, Sarma berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1,8 miliar dan selanjutnya di konversi menjadi kebutuhan sandang, pangan yang dibagi-bagikan kepada warga serta peralatan dan perlengkapan sekolah untuk siswa.
"Jadi ini donasi publik bukan donasi partai politik (PDIP-red)," jelasnya.
"Begitu bencana terjadi, kita langsung menggalang donasi, kurang lebih terkumpul 1,8 M. Inilah yang kita distribusikan mulai terjadi bencana, baik dalam bentuk sandang, pangan dan terakhir memperlengkapi peralatan sekolah," tambahnya.
Pendistribusian peralatan dan perlengkapan sekolah di SDN 158505 Tukka tersebut berjalan lancar dan ceria. Ratusan pelajar SD terlihat bernyanyi dan bergembira menyambut kedatangan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Sarma Hutajulu dan rombongan.
Bantuan yang didistribusikan secara simbolis tersebut diserahkan oleh Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan tokoh masyarakat Tapteng Sarma Hutajulu kepada kepala sekolah sekecamatan Tukka, untuk selanjutnya dibagikan kepada siswa di sekolah masing-masing.


