![]() |
| Kadis PMD Tapteng Zulkifli Simatupang bersama aparat desa Lubuk Ampolo bergotong-royong melakukan penghijauan dalam rangka mitigasi bencana susulan |
TAPTENG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah, menggelar aksi gotong-royong disertai pembagian masker kepada warga, di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat (16/10/2026)
Aksi yang dimaksudkan sebagai wujud nyata dalam memulihkan kawasan terdampak bencana dan menjaga kelestarian lingkungan ini, menyasar wilayah yang sebelumnya dilanda banjir dan sebagai langkah mitigasi dalam menghadapi fenomena kabut asap yang memapar Tapanuli Tengah.
Kadis PMD Tapteng, Zulkifli Simatupang menerangkan bahwa gotong-royong dan pembagian masker secara cuma-cuma kepada warga tersebut bukan seremonial belaka, melainkan bagian dari upaya mengakselerasi pemulihan desa terdampak serta mitigasi bencana susulan.
Aksi yang ia ungkap sebagai tindaklanjut dari arahan Bupati Masinton tersebut turut menanam 150 bibit tanaman produktif dan berakar kuat, seperti durian, manggis, kelapa dan serai.
"Kita tanam di titik-titik rawan genangan dan sempadan sungai untuk memperbaiki struktur tanah serta memperkuat daerah resapan air," kata Zulkifli.
"Program rehabilitasi lingkungan ini dan penanaman pohon ini akan terus digulirkan secar berkala di desa-desa lain di Tapteng, yang memiliki kerawanan tinggi terhadap banjir dan tanah longsor, dengan melibatkan peran aktif seluruh elemen masyarakat," tambanya.
Ia pun mengingatkan bahwa seluruh kepada desa se-Tapteng untuk mengintegrasikan mitigasi bencana dan penghijauan ke dalam dokumen perencanaan resmi desa, mulai dari RPJMDes, RKPDes dan APBDes Tahun Anggaran 2027.
"Ini sesuai dengan Surat Edaran Nomor 200.10.2.4/9qL/DPMD/2026, mengenai Dukungan Program Desa Bersih, Hijau, Penanaman Pohon dan Penguatan Ketahanan Lingkungan serta Ekonomi Masyarakat," pungkasnya.
-Samsul Pasaribu-

