Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tapteng Berlangsung Hikmad, Bupati Masinton Ajak Seluruh Elemen Bangkit Bersama Pulihkan Dampak Bencana

SW25
0
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyerahkan bendera merah putih kepada pembawa baki Paskibra untuk dikibarkan

PANDAN - Upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kabupaten Tapanuli Tengah berlangsung hikmad, pada Senin (17/8/2026) di Lapangan Bola GOR Pandan.

Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, dan turut dihadiri Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani, sejumlah pimpinan Forkopimda, pimpinan OPD dan pejuang veteran.

Sedangkan pada barisan parade, berdiri tegap barisan TNI/Polri, ASN, OKP, pelajar dan mahasiswa.

Momentum yang paling ditunggu yakni pengibaran Sang Merah Putih pun berjalan dengan lancar dan sukses.

35 anggota Paskibra dengan derap langkah yang rapi dan ayunan tangan yang seirama, sukses menggerek sang dwi warna hingga ke tiang tertinggi.

HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang bertajuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur tersebut, ditutup dengan sejumlah pagelaran seni yang terdiri dari performa seni musik kolosal "angklung" dan display marchingband SMP Al Muslimin Pandan, dan tari multi etnis persembahan SMA YAPIM Pandan.

Masinton Sampaikan Pesan Kemerdekaan

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, sesaat setelah upacara kepada awak media menjelaskan bahwa kemerdekaan harus dimaknai sebagai sebuah semangat bersama untuk bangkit membangun bangsa.

Untuk konteks Tapanuli Tengah, yang berada difase transisi pemulihan pasca bencana, Masinton mengatakan momentum kemerdekaan harus dimaknai sebagai gerakan bersama melakukan pemulihan dan pembangunan Tapteng.

"Bahwa kemerdekaan itu bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi kemerdekaan juga harus terbebas dari rasa takut, dari rasa pesimis. Dan kita optimis bahwa kita pasti bangkit (dari berbagai kesulitan akibat bencana banjir dan longsor)," kata Masinton.

Dijelaskannya, langkah-langkah bangkit bersama pasca bencana yang digalakkan oleh Pemkab Tapteng terus berproses.

Selain terus mengawal proses pencairan bantuan jaminan hidup (Jadup), isi hunian dan stimulus ekonomi bagi warga terdampak, pemerintahan yang ia pimpin juga terus melakukan upaya-upaya terukur agar proses pembangunan tanggul/Sabo dam di sejumlah titik seperti Hutanabolon dan Sipange terus berjalan tanpa kendala.

"Kita yakin bahwa bencana ini bukan akhir dari segalanya, tetapi ini adalah momentum kebangkitan bersama kita agar Tapanuli Tengah ini bisa cepat pulih kembali," ungkapnya.

Penulis : Samsul Pasaribu.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)