![]() |
| Buya H.M. Syarfi Hutauruk |
JAKARTA - Tokoh nasional sekaligus Ketua umum Pimpinan Pusat Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PP Perti), Buya H.M. Syarfi Hutauruk, patut dijadikan inspirasi dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Pasalnya, meski sibuk mengurus organisasi Islam terbesar di Indonesia itu, sosok yang pernah menjadi Walikota Sibolga ini selalu menyempatkan diri untuk berolahraga.
Tak hanya di dalam negari, pada kunjungan-kunjungan ke luar negeri pun, suami dari mantan anggota DPR RI Hj. Delmeria Harun Sikumbang ini pun, kerap terlihat berolahraga.
"Kata pepatah Mencegah labih baik dari pada mengobati," kata Buya Syarfi, mengawali obrolan bersama limakabar.com di komplek olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (26/7/2026)
Menurutnya, olahraga bukan sekedar menjaga tubuh agar tetap bugar, tetapi juga mencegah munculnya berbagai penyakit seperti jantung, kolesterol, gula darah dan asam urat.
Salah satu olahraga yang menjadi rutinitas dan terkesan telah ia wajibkan pada dirinya sendiri adalah jogging dan jalan sehat.
"Modalnya cuma badan kita dan kemauan, jadi gak perlu biaya mahal," ucapnya sambil tersenyum kecil.
Mantan anggota DPR RI tahun 1997 sampai 2009 ini bercerita, baik jogging maupun jalan sehat sudah ia lakukan sejak puluhan tahun lalu.
Dimasa menjabat Walikota Sibolga tahun 2010 - 2021 (dua periode), jalan santai menjadi "gaya blusukannya" untuk menyapa warga masyarakatnya.
Tak jarang, di ruas-ruas jalan kota yang ia lewati, ia berpapasan dengan warga dan menyerap keluh kesah dan aspirasi mereka.
Bahkan, Buya Syarfi kerap terlihat harus menandatangani beberapa dokumen di tengah jalan (saat jalan santai) di pundak ajudannya, yang setiap mendampingi.
"Olahraga seperti ini kan tidak perlu persiapan rumit. Dan sambil berolahraga kita masih bisa menyempatkan diri untuk mengerjakan hal-hal lain," ungkapnya.
Menurut Buya Syarfi, jika sedang tidak ke luar negeri dirinya kerap berolahraga paling sedikit dua kali dalam sepekan.
"Tempat favorit saya itu di GBK ini, dan sesekali di Taman Eco Park Tebet, Lapangan Benteng atau di Jalan Thamrin-Sudirman saat car free day," ujarnya.
"Kadang cuma saya sendiri, sesekali ditemani ajudan atau dengan keluarga," tambahnya.
Buya mengakui, olahraga yang kerap ia lakukan memberi pengaruh positif terhadap kesehatannya.
Ia tidak hanya merasakan manfaatnya secara jasmani tetapi juga rohani.
"Pikiran lebih tenang, lebih jernih, positif dan hati lebih tentram," sebutnya.
Dalam satu kali jalan sehat, sosok yang untuk pertama kali berhasil mengantarkan kota Sibolga meraih UHC Award dari pemerintah pusat ini tahun 2018 ini, bisa menempuh jarak 3-5 kilometer.
"Tapi itu bukan tujuan ya. Saya menikmatinya saja. Senyamannya saja," katanya.
Buya Syarfi pun berpesan khususnya kepada generasi muda agar menjadikan olahraga teratur sebagai gaya hidup.
Pasalnya, dewasa ini kesadaran akan pentingnya berolahraga teratur tersebut baru datang di saat usia sudah tak lagi muda.
"Selain sudah terlambat (berolahraga disaat lansia), mengawali dan menjadikannya rutinitas juga sangat sulit," terangnya.
"Pesan saya, jangan tunda lagi, lakukan olahraga sejak dini dan jadikan rutinitas. Insya Allah, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat," pungkasnya.


