JAKARTA - Sejumlah tokoh nasional Indonesia mendatangi Kedutaan Besar Republik Islam iran di Jakarta, untuk menyampaikan belasungkawa atas gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamanei serta guna memberi dukungan moral kepada rakyat Iran yang saat ini tengah menghadapi konflik militer dengan Israel dan Amerika Serikat.
Delegasi tokoh nasional ini dipimpin oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, serta dihadiri oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Pati Djalan dan Ketua Umum PP Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Buya H.M. Syarfi Hutauruk.
Pertemuan yang menjadi simbol solidaritas kemanusiaan sekaligus keprihatinan atas meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah tersebut diterima langsung oleh Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Borojerdi, di kantor Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Senin (16/3/2026)
Dalam pertemuan itu, Din Syamsuddin menegaskan bahwa kunjungan para tokoh Indonesia bukan merupakan sikap politik negara, melainkan ekspresi solidaritas moral dan kemanusiaan dari masyarakat sipil Indonesia.
Din menyebut, konflik yang terjadi telah menimbulkan korban jiwa dan penderitaan masyarakat sipil, sehingga perlu mendapatkan perhatian dari masyarakat internasional.
Agresi militer ke Iran, lanjut Din Syamsuddin telah berdampak luas pada stabilitas kawasan Timur Tengah dan berpotensi memperburuk ketegangan global dan berpotensi membawa dampak luas terhadap geopolitik dunia dan stabilitas ekonomi global.
"Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian dan keadilan, kita merasa perlu menyampaikan solidaritas kepada rakyat Iran yang tengah menghadapi situasi sulit saat ini," kata Din.
Sementara itu, senada dengan yang dikemukakan Din Syamsuddin, Buya H.M. Syarfi Hutauruk kepada limakabar.com menekankan pentingnya diplomasi dan dialog internasional untuk menyelesaikan konflik di Timteng saat ini.
Ia mengungkapkan, sejarah telah memberi pelajaran penting bagi peradaban bahwa perang hanya menghasilkan penderitaan dan kekacauan di kawasan.
Dan konflik yang diselesaikan dengan cara perang, hanya akan melahirkan konflik-konflik baru yang tidak berkesudahan.
"Jadi, (konflik) ini harus dihentikan melalui jalur diplomasi. Semua pihak baik secara individu maupun kelembagaan bahkan negara yang memiliki pengaruh harus mendorong agar konflik Israel - Amerika dan Iran saat ini, kembali ke meja perundingan," ucapnya.
Ia menambahkan, perang meskipun kadang tidak terelakkan namun di peradaban moderen saat ini, solusi damai dalam menyelesaikan setiap persoalan menjadi keniscayaan internasional.
"Perang hanya akan memperbesar penderitaan dan rakyat sipil selalu menjadi pihak yang paling dirugikan," jelasnya.
Menanggapi ini, Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas dukungan moral para tokoh Indonesia.
Boroujerdi mengatakan bahwa dukungan dari masyarakat internasional, termasuk Indonesia selalu memiliki arti penting bagi rakyat Iran di tengah situasi saat ini.
Apa yang dilakukan Iran saat ini merupakan bagian dari komitmennya dalam mempertahankan kedaulatan negaranya serta tetap membuka diri terhadap upaya diplomasi internasional yang bertujuan menghentikan ketegangan dan menciptakan perdamaian.

