![]() |
| Buya HM. Syarfi Hutauruk bersama Dik Doank bersama-sama mengikuti kegiatan Suluk Tariqat di Payakumbuh Sumbar di 10 malam terakhir Ramadhan 1447 H |
PAYAKUMBUH - Walikota Sibolga periode 2010-2015 dan 2016-2021, H.M. Syarfi Hutauruk, mengikuti kegiatan suluk tariqat, di Payakumbuh, Sumatera Barat, Sabtu (14/3/2026).
Selain Indonesia, sejumlah peserta dari negara ASEAN lainnya ikut sebagai peserta seperti dari Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
Kegian suluk tariqat Ramadhan 1447 H/ 2026 M ini dipimpin oleh Buya Dr. Kh. Arrozy Hasyim dan Buya Aldomi sebagai mursyid.
Suluk sendiri secara bahasa berarti menempuh jalan. Dan dalam konteks tasawuf/ Islam, Suluk berarti perjalanan spiritual disiplin diri untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT (makrifat) melalui penyucian batin, zikir dan pengasingan diri (khalwat).
H.M. Syarfi Hutauruk, sesaat sebelum mengikuti kegiatan suluk tariqat ini, kepada limakabar.com menjelaskan, dirinya rutin mengikuti kegiatan persulukan dalam rangka mengenal diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
![]() |
| Buya H.M. Syarfi Hutauruk bersama peserta suluk lainnya terlibat aktivitas membaca Al Qur'an hingga khatam |
Menurutnya, suluk memberinya kesempatan lebih untuk berzikir, tafaakur dan beribadah intensif lainnya tanpa dibayang-bayangi oleh aktivitas duniawi.
"Dan hal lainnya adalah pada kegiatan suluk tariqat ini saya berkesempatan menimbah ilmu agama yang lebih intens serta dapat bersilaturrahmi dengan saudara seiman tidak hanya dari Indonesia tetapi juga ASEAN," katanya.
Untuk kegiatan tahun ini lanjut sosok yang kini akrab disapa Buya Syarfi ini, terjadi lonjakan peserta sehingga penyelenggara harus menyediakan tiga tempat berbeda untuk menampung seluruh peserta yang ikut serta.
"Biasanya cuma ada di satu tempat, tapi tahun ini pesertanya banyak sehingga penyelenggara membaginya di tiga surau yang berbeda," terangnya.
Buya Syarfi menjelaskan, mulai dari warga biasa, para tokoh dan publik figur terlihat ikut serta pada kegiatan persulukan di 10 malam terakhir Ramadhan 1447 H tersebut.
Selain tokoh-tokoh agama, pejabat publik maupun mantan pejabat publik, sederet nama kesohor tanah air seperti artis kenamaan Dick Doank juga terlihat ikut sebagai peserta suluk.
"Insya Allah, selain memfokuskan diri pada ibadah, silaturrahmi dengan saudara seiman lainnya bisa terjalin erat disini," pungkasnya.


