![]() |
| Perwakilan keluarga H.M. Syarfi Hutauruk, Sufriansyah Pasaribu menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Lubuk Tukko yang terdampak bencana banjir dan longsor di Tapteng |
PANDAN - Arus bantuan kemanusiaan untuk warga Tapteng dan Sibolga yang terdampak bencana banjir dan longsor terus berdatangan.
Selasa (20/1/2026), mantan Walikota Sibolga H.M Syarfi Hutauruk kembali menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak di sejumlah titik diantaranya di Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kab. Tapanuli Tengah dan di Kampung Aek Parira, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.
Bantuan berupa sembako dan kain sarung di Lubuk Tukko tersebut diserahkan oleh perwakilan keluarga HM. Syarfi Hutauruk yang juga sekretaris MD KAHMI Sibolga Tapteng, Sufriansyah Pasaribu.
Sedangkan di Aek Parira, sosok yang kerap disapa Buya Syarfi ini berkolaborasi dengan gerakan kerelawanan Turuntangan untuk mendistribusikan ratusan paket bantuan sembako dan makanan tambahan bagi ibu hamil kepada warga terdampak.
Kepada limakabar.com, Sufriansyah menjelaskan, selain bantuan untuk meringankan beban ekonomi warga pascabencana 25 November 2025 lalu, H.M. Syarfi Hutauruk juga membagikan kain sarung dan kitab suci Al-Quran untuk warga muslim terdampak bencana, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.
Atas nama H.M. Syarfi Hutauruk, Sufriansyah berpesan agar warga Tapteng dan Sibolga senantiasa bersabar dan tawakal dalam menghadapi bencana yang telah berlalu dan cepat bangkit dan pulih kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Kata Sufri, membangun semangat untuk secepatnya pulih pascabencana memang bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, pilihan itu harus dijalani karena hidup harus terus berlanjut.
"Apalagi, apa yang dirasakan masyarakat Tapteng juga dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang berbondong-bondong hadir baik langsung maupun tidak langsung untuk memberikan bantuan. Bantuan tersebut, sedikit atau pun banyak tentu dimaksudkan untuk mendorong percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pasca bencana. Oleh karena itu, kita jawab bantuan dan doa tersebut dengan secepatnya bangkit dan pulih dari keadaan saat ini," jelas Sufriansyah.
Sufriansyah pun menyampaikan salam dan permohonan maaf Buya Syarfi Hutauruk karena belum berkesempatan hadir langsung bersilaturrahmi dengan warga Sibolga dan Tapteng, karena kesibukan beliau sebagai Ketua Umum PP PERTI dan Dewan Penasehat PP Majelis Ulama Indonesia saat ini.
Meskipun demikian, suport, doa dan dukungan senantiasa diberikan dalam rangka menguatkan warga Sibolga dan Tapteng dalam menghadapi dampak ekonomi dan sosial yang timbul akibat bencana banjir bandang dan longsor.
"Titip salam Buya Syarfi dan keluarga untuk seluruh masyarakat Sibolga dan Tapteng, dan doa kita bersama, semoga bencana banjir dan longsor yang telah terjadi tidak akan terulang lagi baik dikampung kita ini maupun di daerah lain, amin," pungkas Sufriansyah.

