TAPTENG - Upaya Pemkab Tapteng dan TNI memulihkan akses jalan di sejumlah desa terisolir satu persatu mulai tersambungkan.
Hari ini, Rabu (21/1/2026), Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu bersama-sama dengan Dandim 0211 Tapanuli Tengah, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, meresmikan selesainya pembangunan jembatan Aramco yang menghubungkan Desa Hutanabolon dengan Desa Sigiring-giring di Kecamatan Tukka, Kab. Tapteng.
Jembatan ini sebelumnya terputus akibat bencana banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025 lalu, dan dibangun secara bergotong-royong dengan melibatkan unsur TNI AD.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sendiri memberikan atensi khusus terhadap pembangunan jembatan ini, dengan meninjau langsung progres pembangunannya pada Jumat lalu (9/1/2026)
Dandim 0211/TT Letkol Inf Bayu Hanuranto menjelaskan, jembatan Aramco merupakan jembatan pertama yang selesai dibangun TNI AD dan masyarakat, khususnya di Kecamatan Tukka.
Dikatakan Bayu, ditemukan sepuluh titik jalan yang terputus dari Desa Hutanabolon hingga Desa Sigiring-giring, yang progres pembangunannya tetap berlanjut hingga hari ini.
![]() |
| Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu |
Dari sepuluh titik jalan yang terputus, Letkol Bayu menjelaskan tidak semuanya akan dibangunkan jembatan. Sebagian jalan terputus tersebut dapat dibuka kembali dengan cara menyingkirkan material longsor yang menutupi badan jalan dan menimbun badan jalan yang amblas.
"Nanti (kebutuhan jembatan) disesuaikan dengan medan menuju akses ke Sigiring-giring. (Hanya saja), untuk akses yang (akan) dibuat jembatan, perhitungan kami sementara ada tiga jembatan. Tetapi nanti akan disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan efektivitas untuk menyambung akses jalan tersebut," Jelas Bayu.
Sejauh ini, lanjut Dandim. Kondisi medan yang sulit menjadi satu-satunya kendala yang dihadapi oleh pihaknya dalam melanjutkan progres pembukaan akses jalan disejumlah titik di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Meskipun demikian, TNI AD akan terus berupaya menghadapi seluruh tantangan yang ada sehingga setiap akses yang terputus menuju desa-desa di Tapteng bisa disambungkan kembali.
"Khusus kendala, yang jelas (adalah) rintangan alam (berupa medan yang sulit). Kita bisa lihat sendiri, dampak bencana ini (menyisakan) kondisi medan yang cukup menantang. Tapi kita akan atasi tantangan itu hingga akses ke desa bisa ditembus," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengapresiasi dukungan TNI dalam proses akselerasi pemulihan Tapteng pasca bencana khususnya dalam menyambungkan kembali akses-akses jalan yang terputus dan menormalisasi fasilitas publik seperti kantor dan sekolah yang tertimbun lumpur.
"Ini adalah bentuk kerjasama, gotong-royong, bahu-membahu, menghadirkan negara membantu rakyat yang sedang mengalami musibah bencana," kata Masinton.
Masinton pun menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan semua pihak khususnya TNI yang secara terus menerus turun langsung membantu langkah-langkah pemerintah daerah dalam memulihkan Kabupaten Tapanuli Tengah dari dampak yang ditinggalkan oleh bencana banjir dan longsor.
"Terimakasih Pak Dandim dan seluruh prajurit TNI, baik dari Korem, Kodim. Koramil dan unsur Batalyon TP, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong-royong, mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan Aramco ini," pungkasnya.


