![]() |
| KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan peralatan dan perlengkapan sekolah ke para pelajar terdampak bencana di Tapteng |
TAPTENG - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat (9/1/2026).
Didampingi Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, KSAD mengunjungi sejumlah lokasi yang terdampak bencana diantaranya ; SDN 152982 Tukka 1B, di Kelurahan Tukka, Posko Pungungsian dan Sekolah Darurat di Desa Hutanabolon 1 dan Sekolah Darurat SDN 155678 Desa Hutanabolon II serta SDN 155683 Desa Sigiring-Giring, Kecamatan Tukka.
Pada kesempatan ini, KSAD dan rombongan menyerahkan secara langsung bantuan peralatan dan perlengkapan sekolah kepada siswa yang terdiri dari tas, seragam sekolah, buku dan alat tulis.
Dihadapan ratusan siswa yang menyambutnya, Jenderal Maruli Simanjuntak meminta agar seluruh peserta didik tetap semangat mengikuti proses belajar dan mengajar di sekolah, meskipun ruang untuk beraktivitas masih terbatas.
Ia memastikan, TNI AD akan membantu proses pemulihan sekolah-sekolah di Tapteng dari sisa-sisa material longsor agar proses pendidikan di sekolah kembali normal.
"Kita (prajurit TNI) mau kerja semua, beresin (sekolah), biar anak-anak semua bisa belajar dengan baik. Tetap semangat!" kata Maruli memotivasi siswa.
Terkait bantuan yang ia serahkan, Maruli berharap seluruh siswa dapat mempergunakannya dengan baik dan TNI siap berdiskusi dan menerima informasi terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memulihkan keadaan di sekolah tersebut pascabencana.
Sementara itu, Kepala SDN 152982, Zuraida, S.Pd mengapresiasi dan berterimakasih atas kepedulian KSAD Maruli Simanjuntak yang telah memberikan bantuan kepada para pelajar di Tapanuli Tengah.
Secara khusus ia berharap bencana banjir dan longsor yang melanda Tapteng pada akhir November tahun 2025 lalu itu jangan sampai terulang kembali.
Pasalnya, dampak bencana tersebut begitu berbekas dan menyisakan material longsor berupa lumpur dan gelondongan kayu di belakang sekolah tersebut yang sulit untuk dibersihkan.
"Kami berterimakasih atas bantuannya. Semoga bantuan ini dibalas oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Dijadikan-Nya tentara-tentara ini menjadi kuat untuk membangun negara ini. Permintaan kami dari guru, jangan lagi ada kejadian seperti ini pak. Karena salah lihat di belakang (sekolah) banyak kayu-kayu besar (yang sulit dibersihkan. Kami sangat sedih melihat kejadian ini pak. Saya sangat berterimakasih atas bantuannya," ucapnya sambil berurai air mata.
Selain mengunjungi sekolah dan posko pengungsian, KSAD juga meninjau progres pembangunan jembatan yang terputus akibat bencana lalu, yang menghubungkan Hutanabolon dengan tiga desa yakni Desa Sigiring-giring, Desa Saur Manggita dan Sait Kalangan II.
Pembangunan jembatan jenis ARMCO ini terlihat dikerjakan oleh prajurit TNI AD dengan progres pengerjaan mencapai 70 persen.

