Pasar Murah Jelang Ramadhan. Yuliansah Andrias: Kita Bantu Masyarakat agar Mendapatkan Harga yang Wajar

SW25
0
Disaksikan Wakil Walikota Sibolga Pantas M Lb.Tobing, Kepala KPw BI Sibolga Yuliansah Andrias menyerahkan sembako pasar murah kepada warga secara simbolis sebagai tanda dimulainya pasar murah TPID Sibolga tahun 2023

Kota Sibolga -  Memasuki bulan suci Ramadhan 1444 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga, berkolaborasi dengan Bulog Sibolga dan Pemko Sibolga, menggelar pasar murah di sejumlah titik di kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Sibolga.

Pasar murah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tersebut dilaksanakan tanggal 14-17 Maret 2023, dengan menjual sejumlah kebutuhan pokok yaitu beras, gula dan minyak goreng.

Harga untuk masing-masing sembako tersebut dijual relatif lebih murah dari harga pasar. Untuk beras premium, dibandrol dengan harga Rp62.500/5kg dan untuk jenis beras medium dijual dengan harga Rp45.000/5kg. Sedangkan gula pasir, untuk 1 kilogramnya dijual seharga Rp13.500/kg dan untuk minyak goreng curah, dibandrol dengan harga Rp13.000/liternya.

Kenni Deli (24) warga Sibolga Sambas mengaku harga tiga bahan pokok yang dijual di gerai pasar murah TPID tersebut jauh lebih murah dari harga pasar. Kenni menguraikan, untuk jenis beras medium di pasar saat ini dijual dengan harga Rp50.000-Rp55.000/5Kg. Sedangkan untuk minyak goreng perliternya Rp14.000.-

"(Harganya) Murah dan terjangkau. Harga normalnya kan (beras) lima puluh, lima lima,"ujarnya.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Ratna Simanjuntak (58), warga Pancuran Dewa, Sibolga Sambas. Ratna mengaku sangat terbantu dengan gerai pasar murah jelang Ramadhan tersebut. Ratna mengaku tahu ada pasar murah di kelurahan dari tetangga dekatnya. Meskipun hanya mampu membeli beras, baginya pasar murah membantunya mendapatkan harga sembako yang terjangkau.

"Ya, kita senang dan terbantu, harga beras jauh lebih murah. Ada juga minyak sama gula yang memang lebih murah dari pasar. Harapan kita, ya diturunkanlah harga sembako, apalagi kita dari ekonomi lemah," pintanya.

Yuliansah Andrias saat memberikan keterangan pers terkait gelaran pasar murah menjelang Ramadhan 1444 H di Kota Sibolga

Sementara itu Kepala KPw BI Sibolga, Yuliansah Andrias, yang turut hadir mendampingi Wakil Walikota Sibolga Pantas M Lb.Tobing, meninjau pasar murah hari ke-3 dilaksanakan tersebut, kepada awak media menjelaskan bahwa gerakan pasar murah tersebut diinisiasi oleh Bank Indonesia Sibolga, Bulog dan Pemko Sibolga. BI Sibolga sendiri memberikan support dari sisi subsidi ongkos angkut sembako tersebut dapat sampai ke Sibolga. 

Yuliansah berharap, gelaran pasar murah tersebut dapat menekan harga sembako dipasar agar lebih murah dan terjangkau.

"Harapannya harga di konsumen, di masyarakat, tetap rendah sesuai yang kita harapkan  bersama," kata Yuliansah, di Sibolga, Kamis (16/3/2023)

"Menghadapi Ramadhan ini, kita bantu masyarakat agar mendapat harga yang wajar dan mencukupi kebutuhannya," tambahnya.

Masih kata Yuliansah. Untuk pasar murah jelang Ramadhan 1444 H tersebut, pihaknya menyediakan 15 ton beras, 1600 karton minyak goreng dan untuk gula pasir tidak diberikan subsidi mengingat harganya masih relatif stabil di pasar.

"Sebenarnya ini bentuk implementasi dari kesepakatan waktu high level meeting TPID Kota Sibolga beberpa minggu lalu," ungkapnya.

Pemko Sibolga sendiri, melalui Wakil Walikota Sibolga, Pantan M Lb.Tobing mengapresiasi pelaksanaan pasar murah TPID di kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Sibolga. Pantas mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut merupakan bagian dari operasi pasar menjelang Ramadhan 1444 H. 

Menurut Pantas, pasar murah adalah salah satu upaya untuk menekan inflasi di Kota Sibolga. Rata-rata, penyumbang inflasi di Kota Sibolga berasal dari komoditas pangan, khususnya bahan pokok.

"Kota Sibolga itu penyumbang inflasinya rata-rata dari  bahan pokok. Karena Sibolga itu tidak memproduksi bahan pokok, bukan sentra produsen, tetapi kita hanya pemakai. Jadi, inflasi di Kota Sibolga ini cukup tinggi. Jadi ini Salah satu langkah-langkah kongkrit dari Pemerintah Kota Sibolga bersama BI dan Bulog," ujar Pantas.

Masih kata Pantas. Pasar murah tidak hanya akan dilaksanakan kali ini saja. Khusus Pemko Sibolga sendiri direncanakan akan menggelar pasar murah kembali menjelang dan pada masa bulan Ramadhan yang akan datang.

"Itu ada anggaran dari DID juga untuk operasi pasar menjelang Ramadhan. Dimasa Ramadhan juga kita laksanakan nanti operasi pasar murah," pungkasnya.--SW25--
Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)