Lagi, Anies Baswedan Resmikan Jembatan Titian Persatuan di Kemerleng Aceh Tengah

SW25
0
Anies Baswedan bersama tokoh masyarakat Desa Kemerleng menyambut penyeberang pertama jembatan Titian Persatuan sebagai tanda jembatan diresmikan

ACEH TENGAH - Anies Baswedan resmikan jembatan gantung di Kemerleng, Kecamatan Lange, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat (24/7/2026)

Jembatan gantung yang diberi nama Titian Persatuan Kemerleng ini, dibangun oleh gerakan Aksi Bersama dan Humanies Project.

Pada kesempatan ini, Anies Baswedan dalam sambutannya mengatakan bersyukur karena kerja bersama membangun jembatan gantung yang selama ini terputus dan rusak bisa diselesaikan dengan baik.

Menurut Anies, jembatan tidak hanya menyambungkan dua desa yang dipisahkan dua tepi sungai, tetapi juga menyambungkan antara keputus-asaan dengan harapan, menyambungkan antara ketertinggalan dengan kemajuan dan menyambungkan antara kesulitan dengan kemudahan.

"Mudah-mudahan dengan jembatan ini (selesai di bangun) bisa digunakan lagi. Insya Allah, harapan untuk kehidupan yang lebih baik bisa tumbuh lagi. Insya Allah, semuanya bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik lagi," kata Anies.

Secara khusus, Anies mendoakan agar anak-anak di Kemerleng dapat semakin terpacu untuk belajar lebih baik.

"Anak-anak kita, itu adalah wajah masa depan kita, wajah masa depan keluarga-keluarga kita. Semoga nantinya mereka bisa belajar lebih baik," ucapnya.

Anies bercerita, terselesaikannya pembangunan jembatan Titian Persatuan Kemerleng, berkat kolaborasi dan bantuan seluruh rakyat Indonesia yang melalui Humanis Project dan Aksi Bersama.

Kolaborasi bersama ini membawa pesan bahwa membangun dengan kekuatan warga bantu warga bisa dikerjakan. 

"ketika tanggungjawab negara belum ditunaikan, maka sesama warga menyelenggarakan, tanpa berkeluh kesah," ajaknya.

Anies pun berharap, jembatan gantung tersebut dirawat dengan baik.

"Jembatan ini simbol kerja bersama, mari kita rawat bersama-sama," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua panitia pembangunan, Wardi, menyampaikan bahwa warga Kemerleng sebelumnya telah berusaha secara mandiri memperbaiki jembatan yang menjadi urat nadi ekonomi dan aktivitas warga tersebut.

Namun, upaya itu tidak bisa berjalan maksimal karena minimnya dukungan dana.

"Ditengah-tengah keterbatasan itu, Allah menghadirkan begitu banyak orang baik. Kepedulian datang dari berbagai penjuru Indonesia, melalui kolaborasi aksi bersama, Humanis, para relawan, para donatur, jembatan Titian Persatuan bisa diselesaikan pembangunannya," kata Wardi.

Ia pun menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. 

Wardi berharap jembatan yang diresmikan hari itu bisa dijaga dan dirawat dengan baik, agar terus memberi manfaat dalam jangka panjang.

"Membangun membutuhkan kerja keras, tapi menjaga membutuhkan komitmen kita semua," pungkasnya.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)