![]() |
| ketua IKA UT Medan H.M. Syarfi Hutauruk didampingi sekretaris Sujanna Astuti Siregar diabadikan bersama pesara Muswil I IKA UT Medan Tahun 2026 |
PANDAN - Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Medan, Provinsi Sumatera Utara, menggelar Musyawarah Wilayah I di Aula Hotel Matahari Mangga Dua, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat (15/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus wilayah dan cabang IKA UT se-Sumatera Utara serta dihadiri secara daring oleh Direktur UT Medan, Yasir Riady.
Ketua panitia Muswil, yang juga Sekretaris Wilayah IKA UT Medan, Sujanna Astuti Siregar, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh cabang IKA UT di Sumut yang terdiri dari 14 cabang hadir langsung mengikuti pelaksanaaan muswil tersebut.
Sujanna merinci, selain pengurus wilayah Medan, IKA UT Cabang Langkat, Deliserdang, Serdang Begadai, Tebing Tinggi, Kab. Nias, Kota Gunungsitoli, Kota Sibolga dan Kab. Tapteng telah hadir untuk menyukseskan pelaksaan Muswil tersebut.
Layaknya, musyawarah jelas Sujanna, Muswil ini dimaksudkan untuk menyusun program kerja dan memilih ketua IKA UT Medan untuk periode 2026-2031.
"Sebagai panitia penyelenggara, kami berharap musyawarah wilayah ini berjalan dengan aman dan tertib, dan mampu melahirkan ketua umum dan kepengurusan IKA UT yang baru, yang membawa semangat perjuangan menuju Ikatan Alumni yang lebih maju," katanya.
![]() |
| Ketua IKA UT Medan, H.M. Syarfi Hutauruk saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Muswil I IKA UT Medan Tahun 2026 |
Sementara itu, ketua IKA UT Medan periode 2021-2026, H.M. Syarfi Hutauruk, dalam sambutannya menyampaikan keinginannya untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai ketua IKA UT periode lima tahun kedepan.
Selain karena faktor kesibukan Syarfi Hutauruk yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PP Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Dewan Pertimbangan MUI Pusat, juga karena sejak tidak lagi menjabat sebagai Walikota Sibolga, Syarfi telah memilih menetap di Ibukota Jakarta.
Alasan lainnya, terang Syarfi. Ia berkeinginan agar proses kaderisasi dan regenerasi di tubuh IKA UT Medan berjalan sebagaimana mestinya dan organisasi bisa berjalan dengan cepat dan sehat.
"Pada Muswil ini, saya tidak akan melakukan intervensi atau merekomendasikan orang-orang tertentu agar dipilih oleh peserta. Silahkan seluruh peserta yang punya hak suara untuk menentukan pilihannya secara demokratis," kata Syarfi.
Syarfi mengungkapkan, keinginan untuk tidak lagi menjadi ketua IKA UT Medan, pernah ia ungkapkan pada tahun 2023. Hanya saja, pihak UT meminta agar keinginan itu diurungkan dan diminta agar bisa memimpin IKA UT sampai terlaksananya musyawarah wilayah sebagai ruang demokrasi yang tepat bagi organisasi yang dikelola secara sehat dan profesional.
"Jadi saya bersyukur bisa mengantarkan IKA UT ini kepada momentum musyawarah wilayah tahun ini. Dan ini merupakan muswil pertama yang pernah dilaksanakan," ujarnya.
![]() |
| Sekretaris IKA UT Medan, Sujanna Astuti Siregar menyerahkan plakat penghargaan kepada H.M. Syarfi Hutauruk atas keberhasilan memimpin IKA UT Periode 2021-2026 |
Tokoh nasional dan sosok yang pernah menjabat Walikota Sibolga, periode 2010-2015 dan 2016-2021 ini mengungkapkan, di IKA UT ia mendapatkan pengalaman berharga dan kesempatan untuk bisa berbuat lebih banyak bagi masyarakat khususnya dalam dunia pendidikan.
Selama menjabat sebagai Ketua, IKA UT Medan telah berkontribusi dalam meningkatkan jumlah mahasiswa UT setiap tahunnya secara bertahap melalui sosialisasi yang rutin dilaksanakan.
Selain itu, kepengurusan periode 2021-2026 juga berhasil menggelontorkan beasiswa kepada 41 orang dengan latar belakang ekonomi kurang mampu.
"Tentu jika semua capaian itu diungkapkan di forum ini, waktu akan terasa kurang. Hanya saja, saya ingin menyampaikan terimakasih atas dukungan kita seluruhnya sehingga perjalanan kepengurusan IKA UT Medan lima tahun terakhir terasa begitu bermakna," ungkapnya.
Terkait, pelaksanaan Muswil I ini, Syarfi pun menekankan pentingnya tetap berpedoman kepada AD/ART organisasi. Hal ini karena, AD/ART dirumuskan pada forum tertinggi yakni musyawarah untuk mufakat yang disepakati bersama.
"Jangan sudah kita sepakati dalam AD/ART, kita pula yang tidak menjalankannya," imbaunya.
Menurutnya, hanya dengan asas ketaatan dan kepatuhan terhadap segala keputusan yang telah ditetapkan bersama, maka organisasi akan berjalan dengan baik.
"Jadi, jangan dibuat-buat aturan baru, yang tidak sesuai dengan AD/ART," tegasnya.
Syarfi pun berharap, musyawarah wilayah IKA UT Tahun 2026 tersebut berjalan dengan baik dan dapat melahirkan kepemimpinan yang lebih baik pula.
"Selamat bermusyawarah, semoga IKA UT Medan tetap jaya dan musyawarah ini mampu melahirkan kepengurusan yang berkualitas, amanah dan berintegritas," pungkasnya.
Senada dengan H.M. Syarfi Hutauruk, Direktur UT Medan, Yasir Riady secara daring menyampaikan harapannya agar Muswil I IKA UT Medan berjalan dengan lancar dan baik.
Musyawarah harus mencerminkan aspirasi bersama dan berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme organisasi.
Ia memahami bila dalam musyawarah mencapai mufakat selalu diwarnai dengan silang pendapat dan ketidak sepahaman untuk persoalan-persoalan terntu. Untuk itu, ia berharap peserta muswil mengedepankan dialgo dan diskusi.
"Selamat bermusyawarah dan semoga berjalan lancar dan tertib," katanya.
![]() |
| ketua IKA UT Medan, H.M. Syarfi Hutauruk menyerahkan bantuan pendidikan kepada pelajar Tapteng yang menjadi korban bencana banjir dan longsor |
Amatan limakabar.com, rangkaian pembukaan Muswil IKA UT Medan berjalan dengan aman dan tertib. Disela kegiatan, penyelenggara juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah pelajar Tapteng yang menjadi korban bencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu.
Selain itu, sebagai wujud syukur atas keberhasilan H.M. Syarfi Hutauruk dalam memimpin IKA UT Medan selama 5 tahun, penyelenggara menyerahkan plakat dan penghargaan sebagai ungkapan syukur dan terimakasih atas dedikasi Syarfi dalam membesarkan IKA UT di Sumatera Utara.



.jpeg)
