Dibuka Wabup Tapteng, 103 Qari-Qariah Siap Unjuk Kemampuan di MTQ ke-51 Tapanuli Tengah

SW25
0
Suasana pembukaan MTQ ke-51 Kabupaten Tapanuli Tengah

PANDAN - Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, membuka secara resmi gelaran Mushabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-51 Tahun 2026, Tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah, yang dipusatkan di GOR Pandan, Minggu (24/5/2026).

Sebelumnya, Kabag Kesra Kab.Tapteng selaku sekretaris penitia. Putri Sahara Nasution dalam laporannya mengungkapkan bahwa MTQ tahun ini diikuti sebanyak 103 qari-qariah dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Tengah.

Ia menjelaskan, tujuan pelaksanaan MTQ sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al Qur'an dan mempererat silaturrahmi antar peserta dan umat Islam pada umumnya.

Selain itu, event yang rutin dilaksanakan tiap tahun tersebut juga dalam rangka menyaring dan menetapkan qari-qariah, hapidz-hapidzah terbaik untusan Kab. Tapteng di ajang yang lebih tinggi.

Pada ajang yang digelar sederhana tersebut, penyelenggara menggelar beberapa cabang mushabaqah diantaranya, tilawah alquran untuk golongan dewasa, remaja dan anak-anak, mushabaqah hifzilul qur'an dan mushabaqah tartilul qur'an.

"Melalui MTQ ini, kita ingin mewujudkan generasi muda Islam yang qur'ani dan unggul serta berakhlaqul karimah," katanya.

Waki Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis

Sementara itu, Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi Lubis, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta dan umat Islam pada umumnya, untuk menjadikan MTQ ke-51 Tapteng sebagai momentum merefleksi diri dalam menanamkan kecintaan umat pada Al Qur'an.

Menurutnya, MTQ selain ajang refleksi juga sebuah ikhtiar untuk menanamkan nilai-nilai Al Qur'an kepada generasi muda melalui pengamalan yang benar sesuai tuntunan syariat.

"Jadi bukan semata-mata mencari siapa yang menang," katanya.

Belakangan ini, lanjut Mahmud, anak-anak muda telah dihadapkan pada realita perkembangan teknologi yang jika tidak dikontrol akan menjauhkan mereka dari Al Qur'an.

"Maka kita berharap, MTQ bisa membentuk generasi muda yang Qur'ani, berakhlaq mulia dan menjadi benteng dari pengaruh global yang tidak sehat," ujarnya.

Orang nomor dua di Tapteng ini pun berharap, seluruh qari-qariah dapat memberikan kemampuan terbaiknya sehingga qari-qariah yang terlahir dari ajang ini berkualitas dan mampu bersaing di ajang yang lebih tinggi.

"Tunjukkan kemampuan semata-mata karena Allah dan jaga kesehatan," ajaknya.

Secara khusus, Mahmud juga mengingatkan dewan hakim untuk dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan objektif, jujur dan adil.

Juri harus bisa bekerja secara independen dan tidak terpengaruh oleh intervensi pihak mana pun.

Hal ini karena, baik buruk hasil dari MTQ tahun ini, sangat ditentukan oleh penilaian yang dilakukan dewan hakim.

"MTQ ini harus membawa kebaikan kepada seluruh masyarakat Tapanuli Tengah," pungkasnya.

MTQ ke-51 Tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah dijadwalkan akan berlangsung sejak 24-25 Mei 2026 di GOR Pandan, dan disejumlah arena yang disiapkan oleh panitia penyelenggara.

Semarak MTQ tahun ini pun dilengkapi dengan kehadiran ustadz kenamaan tanah air, yakni; Ustadz Anugerah Cahyadi atau yang populer dikenal dengan nama Ustadz Ucay.

Dalam tausyiahnya yang menarik, Ustadz Ucay membahas esensi dari MTQ itu sendiri sebagai sebuah seni dalam Islam.

Ia menjelaskan, seni mampu melahirkan ketertarikan dan dorongan luar biasa umat Islam dalam beribadah kepada Allah SWT.

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)