Golkar Ancam Pidanakan ASN Pemko Sibolga Tidak Netral di Pemilu 2024

SW25
0
Ketua DPD Golkar Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori

KOTA SIBOLGA -  DPD Golkar Kota Sibolga, menegaskan akan melaporkan ASN yang tidak netral pada perhelatan Pemilu 2024.


Penegasam bernada ancaman tersebut dikemukakan oleh Ketua DPD Golkar  Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori dalam rapat koordinasi persiapan penertiban alat peraga sosialisasi (APS) dan alat peraga kampanye (APK), di Aula Kantor Walikota Sibolga, pada Senin (6/11/2023).


Jamil mengatakan, Partai Golkar dan partai lainnya siap melaporkan kepada Bawaslu Kota Sibolga bila menemukan ada ASN yang tidak menjaga netralitas pada pemilu 2024 yang akan datang.


"Siapa PNS yang ikut terlibat, kami akan laporkan, setuju?" kata Jamil yang dijawab setuju oleh partai politik lainnya.


Dikatakan, Pemerintah daerah diharapkan untuk melakukan hal yang sama. Pasalnya, belakangan santer terjadi pergantian kepala lingkungan di Kota Sibolga, yang disinyalir erat kaitannya dengan rencana pemenangan partai politik tertentu di Kota Sibolga.


"Yang membuat persoalan tidak adil itu pemerintah kota saat ini", ungkap Jamil.


"Camat Sibolga Kota ada?. Memang kewenangan bapak memberhentikan kepling atas usulan lurah, tapi jangan bapak cawe-cawe. Jangan dikira kami bodoh-bodoh ketua partai ini. Adil," sambungnya.


Jamil juga menduga kepala lingkungan di Sibolga berpihak dan tidak berlaku adil kepada seluruh konstituen pileg 2019. Realita tersebut menurutnya akan merugikan banyak pihak terutama partai-partai politik sebagai peserta pemilu.

Dengan tegas, Jamil pun mempertanyakan pihak yang bertanggungjawab untuk mendistribusikan formulir C6 (surat undangan memilih), agar ada kesepahaman antara penyeleggara, peserta dan pemilih pada pemilu nantinya.


Hal ini dimaksudkan agar pada pendistribusian C6 nantinya, tidak ditemukan pihak-pihak lain di lapangan yang membagikan C6 kecuali petugas KPPS.


"Bukan Kepling atau siapa pun kecuali KPPS," ujarnya.


"Semua partai politik ini sudah tahu bahwa Kepling tidak adil, Kepling berpihak," ungkapnya.


Masih kata Jamil. Masyarakat berkeinginan agar pemilu di Kota Sibolga dijalani dengan gembira dan damai.


"Kita ingin demokrasi ini berjalan gembira, damai. Jangan Pemerintah Kota ikut-ikutan disitu," pungkasnya. (SW25)

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)