Buya Syarfi dan Hj.Delmeria Kompak Bantu Pembangunan Pondok Pesantren MTI Batang Kabung Padang

SW25
0
Ketum PP PERTI Buya H.M.Syarfi Hutauruk dipakaikan peci oleh pimpinan PPMTI Batang Kabung Padang, pada kunjungan silaturrami ke pesantren tersebut pada Senin (24/7)

Padang, Sumbar -  Ketua Umum PP Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Buya H.M.Syarfi Hutauruk bersama anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Delmeria Sikumbang, kompak memberikan bantuan untuk pembangunan aula Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Batang Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (24/7/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh keduanya pada kesempatan silaturrahmi bertajuk Temu Ramah bersama Buya H.M.Syarfi Hutauruk dan Hj.Delmeria Sikumbang di Ponpes tersebut.

Silaturrahmi itu sendiri dilaksanakan dibeberapa lokasi diantaranya; di MAN 2 Padang, PPMTI Darul Ulum, Lubuk Minturun Padang dan PPMTI Batang Kabung, Kota Padang.

Pada kesempatan ini, buya Syarfi yang merupakan mantan Walikota Sibolga periode 2010-2015 dan 2016-2021 ini secara spontan menyerahkan bantuan berupa 200 zak semen untuk kelanjutan pembangunan aula PPMTI Batang Kabung. 

Sementara itu, anggota DPR RI Hj.Delmeria Sikumbang dikesempatan yang sama juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pesantren yang sama.

Buya Syarfi Hutauruk, dalam kesempatan sambutannya mengatakan PP PERTI periode 2022-2027 sudah memutuskan arah kebijakannya untuk membenahi sektor pendidikan dalam rangka meningkatkan SDM generasi muda khususnya MTI dan Pondok Pesantren yang berada dalam naungan PERTI.

Buya Syarfi mengungkapkan. Keberadaan MTI dan PPMTI merupakan warisan para pendiri PERTI yang wajib dilanjutkan dan diperhatian kemajuannya.

Anggota DPR RI Hj.Delmeria Sikumbang saat menyerahkan bantuan pembangunan aula PPMTI Batang Kabung Padang, Sumbar

"Visi besar PERTI adalah mengembalikan PERTI ke khittah perjuangannya sebagaimana telah digariskan oleh para ulama-ulama pendiri PERTI dahulunya," kata Syarfi.

PERTI tidak akan mungkin meninggalkan MTI dan PPMTI, karena PERTI dilahirkan oleh MTI dan PPMTI.

"Jika MTI atau PPMTI tidak terawat, alamat PERTI tidak akan bisa maju dan berkembang,"tegasnya.

Menurut Syarfi. Baik MTI maupun PPMTI menjadi ujung tombang PERTI dalam menegakkan nilai-nilai Islam ditengah-tengah masyarakat. 

Ia pun mendorong agar seluruh santriwan dan santriwati MTI dan PPMTI tidak minder dan merasa asing karena memilih menuntut ilmu di madrasah atau pun pondok pesantren.

"Jauh sebelum republi ini mengenal sekolah-sekolah umum, madrasah dan pondok pesantren telah menunjukkan peranannya dalam merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini," kata Syarfi.

"Oleh karena itu, jangan pernah minder menjadi santri. Berbanggalah menjadi santri. Karena santri punya peranan penting dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," tambahnya.

Anggota DPR RI 3 periode ini menegaskan bahwa, menjadi santriwan dan santriwati tidak menjadi batasan untuk menjadi apa pun dimasa yang akan datang. Kuncinya adalah bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menjujung tinggi sopan santun dan akhlaqul karimah, baik terhadap orangtua, guru, tetangga dan masyarakat luas.

"Ada banyak sekali tokoh nasional, ulama, ilmuan, cendekia dan petinggi militer dan Polri yang lahir dari pondok-pondok pesantren atau madrasah. Maka, jika mereka bisa, kalian pun pasti bisa juga," kata Syarfi memotivasi.

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)