Perkuatan struktur pada sebuah bangunan seringkali dilakukan karena berbagai alasan. Selain untuk memperpanjang usia bangunan, proyek ini juga biasa dilakukan karena bangunan akan digunakan untuk fungsi lain.
Pengalihan fungsi ini membuat bangunan harus menyesuaikan desain juga kekuatan struktur. Apalagi jika usianya sudah cukup tua dan akan digunakan kembali dengan fungsi yang berbeda
Namun, apakah semua bangunan yang akan beralih fungsi harus mendapatkan perkuatan struktur terlebih dahulu? Mari pahami lebih jauh melalui penjelasan berikut.
Alih Fungsi Bangunan
Anda pasti sudah sering menemukan adanya perubahan fungsi sebuah bangunan. Struktur bangunan yang dibuat melalui perhitungan matang dan proses yang tidak sebentar, memang sebaiknya dimanfaatkan secara optimal.
Jika fungsi sebelumnya sudah tidak relevan maka bangunan dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Perubahan fungsi ini tentu juga berpengaruh pada kondisi bangunan.
Seiring dengan berubahnya fungsi maka kebutuhan juga akan berubah dan struktur bangunan sebaiknya menyesuaikan. Itulah mengapa seringkali harus dilakukan renovasi dan perkuatan struktur saat bangunan akan dialihkan fungsi.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan struktur bangunan yang sesuai kebutuhan dan bisa dipakai optimal. Selain itu ini juga dilakukan agar bangunan semakin kuat dan memiliki usia pakai yang lebih panjang.
Tanda-Tanda Dibutuhkan Perkuatan Struktur
Sebelum melakukan pengalihan fungsi bangunan, penting sekali untuk mengevaluasi secara menyeluruh. Perlu dilakukan pengamatan dan pemeriksaan untuk memastikan seperti apa kondisi bangunan.
Dari sini maka bisa dilihat apakah memang bangunan membutuhkan perkuatan atau tidak. Berikut adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa bangunan membutuhkan perkuatan struktur.
- Tidak Memenuhi Kebutuhan Baru
Kunci penting dalam mendapatkan beton precast yang berkualitas adalah proses pengecoran harus tepat.
Dalam hal ini sebenarnya beton precast memiliki keunggulan tersendiri. Jenis beton ini akan dibuat atau dicor di area pabrik dan prosesnya dilakukan oleh tenaga profesional.
Itulah mengapa proses pengecorannya akan jauh lebih efektif dan hasilnya lebih optimal karena terkontrol.
Dimulai dari persiapan cetakan, pembuatan tulangan, hingga pengecoran. Selama dikerjakan oleh profesional dan dikontrol dengan baik maka hasil akhir beton akan lebih berkualitas.
- Mengikuti Peraturan yang Ada
Langkah berikutnya yang penting untuk dilakukan dalam merawat kualitas beton precast adalah perawatan awal atau curing. Pastikan untuk terus menjaga kelembapan beton selama 7 hari pertama dengan melakukan penyiraman.
Selain itu selama proses curing juga beton perlu ditutup setelah penyiraman untuk menjaga kelembapan. Hal ini juga perlu dilakukan untuk mencegah penguapan air secara berlebihan.
- Kekuatan Struktur Bangunan Sudah Menurun
Sebaiknya beton precast tidak hanya disimpan namun juga perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin. Tujuannya agar kekuatan beton tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan karena pengaruh lingkungan saat penyimpanan.
Inspeksi visual sangat penting untuk dilakukan secara rutin. Inspeksi ini dilakukan untuk melihat apakah ada kerusakan visual seperti retak rambut.
Kemudian perlu dilakukan pembersihan permukaan dan pemeliharaan sambungan jika memungkinkan.
- Banyak Kerusakan yang Ditemukan
Tentunya kualitas beton precast ini bisa mencapai titik terbaik jika menggunakan bahan yang berkualitas. Komposisi bahan yang digunakan juga harus tepat agar nantinya kekuatan beton bisa optimal.
Pastikan bahwa komposisi cairan beton sudah tepat sehingga tidak memicu shrinkage berlebih dan menghasilkan daya tahan yang sangat baik.
Dalam hal ini penting sekali untuk memperhatikan aturan pemakaian bahan-bahan. Selain itu bekerja dengan profesional pastinya akan sangat membantu, karena mereka sudah tahu pasti berapa banyak komposisi cairan yang tepat.
- Usia Bangunan yang Sudah Tua
Dalam proses pembuatannya, bisa saja dibutuhkan zat additive untuk meningkatkan kekuatan dan kualitas beton. Namun perlu diperhatikan additive seperti apa yang digunakan.
Pastikan additive tersebut memiliki spesifikasi yang baik dan aman digunakan. Selain itu material ini juga harus digunakan sesuai kebutuhan agar hasilnya lebih optimal.
Hal yang Harus Diperhatikan
Perkuatan struktur sebelum pengalihan fungsi sebuah bangunan memang penting untuk dilakukan. Tujuannya agar bangunan dapat digunakan secara optimal sesuai kebutuhan dan aspek keselamatan tetap diutamakan.
Dalam hal ini, tentu perkuatan bangunan harus dilakukan dengan tepat. Ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan agar nanti hasil perkuatan bisa optimal.
Pertama adalah tujuan penggunaan bangunan. Alih fungsi bangunan harus dipahami secara mendetail, apa fungsi bangunan sebelum dan sesudahnya. Tujuannya agar bisa mengetahui apakah spesifikasi bangunan sudah sesuai dengan kebutuhan pemakaian atau belum.
Kemudian penting sekali untuk memperhatikan kondisi bangunan secara menyeluruh. Apakah ada kerusakan yang cukup parah atau tidak dan tentukan titik mana saja yang perlu mendapatkan perkuatan.
Tentunya jenis material dan operator yang terlibat juga harus diperhatikan. Bahan yang dipakai harus berkualitas dan proses tersebut melibatkan operator yang sudah berpengalaman.
Gunakan Material Terbaik untuk Pembuatan Beton Pracetak
Demi mendapatkan beton precast dengan kualitas terbaik dan kekuatan optimal maka perlu digunakan material berkualitas. Dalam hal ini, SikaCim Concrete Additive dapat menjadi pilihan yang tepat.
Sikacim Concrete Additive adalah material campuran air tambahan untuk adonan beton dan semen. Material ini bisa membantu proses pengerasan jadi lebih cepat, kekuatan lebih baik, dan mengurangi risiko keropos.
Pemakaian bahan ini akan membantu mengurangi pemakaian air sampai 15% tanpa mengurangi tingkat kemudahan dalam pengerjaan. Tentunya dengan bahan ini pula daya tahan beton jadi lebih optimal.
Sika sudah memiliki pengalaman selama 115 tahun dan menjadi bagian dari berbagai jenis proyek. Salah satunya yaitu Jembatan Sungai Colorado di Amerika Serikat. Sika juga merupakan brand pertama di Indonesia yang mencetuskan semen waterproofing.
Langsung saja konsultasikan kebutuhan proyek Anda bersama tim teknis Sika melalui Kontak/Dukungan Sika Indonesia. Anda bisa mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai material yang tepat untuk pembuatan beton pracetak! (*)

