LUMUT - Puluhan siswa SMKN 1 Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, menerima pembekalan pemahaman hukum dari Kejaksaan Negeri Sibolga, pada Jumat (7/5/2026)
Kegiatan yang dipusatkan di SMKN 1 Lumut, Jalan Padangsidimpuan tersebut menghadirkan dua narasumber dari Kejari Sibolga, yakni Dela Safira, SH dan Atikah Sarah Pulungan, SH.
Selain memberikan pemahaman hukum, baik Dela maupun Atikah, secara bergantian menjelaskan tentang bahaya latin narkoba dan bijak menggunakan media sosial.
Siswa juga diajak untuk bijak bergaul dan tidak terjerumus kepada pergaulan bebas.
Dela Safira, kepada awak media menjelaskan bahwa kegiatan hari itu merupakan bagian dari program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Melalui JMS tersebut, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang baik tentang hukum serta menjadi bagian dari upaya preventif bagi siswa agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif.
“Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini merupakan upaya preventif agar para pelajar memahami hukum dan tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar aturan,” ujar Dela.
Sementara itu, kepala SMK Negeri 1 Lumut, Sumarno mengaku bersyukur sekolahnya dipilih menjadi salah satu lokasi yang didatangi oleh tim Jaksa Masuk Sekolah.
Menurutnya, program positif tersebut dibutuhkan untuk memberikan pemahanan yang benar terkait hukum bagi peserta dididiknya.
![]() |
| Kepala SMKN 1 Sibolga Sumarno saat menguji kecakapan siswanya setelah mengikuti penyuluhan hukum yang disampaikan tim Kejari Sibolga |
Sumarno menjelaskan, pelanggaran hukum dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Sehingga siswa wajib diberi pemahaman yang benar terkait hukum tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk berani mengambil tindakan tepat saat pelanggaran hukum terjadi.
"Kami tentunya berterimakasih kepada Kejari Sibolga yang telah memberikan pengetahuan yang berharga bagi siswa dan siswi disini. Dan tentunya harapan kita, kegiatan ini memberi pengalaman dan pengetahuan berharga bagi siswa, sehingga siswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam lingkungan sekolah," ucapnya.
"Program ini kita harapkan terus rutin dilaksanakan, dan SMK Negeri 1 Sibolga tetap akan memberikan dukungan untuk keberlanjutannya dimasa yang akan datang," tambahnya dan pungkasnya.
Amatan limakabar.com, antusiasme siswa mengikuti sosialisasi hukum ini sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang dikemukakan para siswa terkait topik yang disampaikan para narasumber.
Sosialisasi ini terasa semakin meriah karena setiap siswa yang mengajukan pertanyaan diganjar hadiah dan cenderamata yang menarik seperti bingkisan, seragam sekolah dan seragam pramuka, peralatan belajar dan souvenir unik lainnya.


