![]() |
| Tim Basarnas membantu evakuasi warga Perdagangan dihari H bencana banjir dan longsor melanda Tapteng sekitarnya |
Diterakan, per hari ini, Rabu (3/12) jumlah korban meninggal dunia terus bertambah, dari sebelumnya 86 orang menjadi 88 orang.
Sementara 106 orang dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Warga ditenda pengungsian pun melonjak drastis sebanyak 8774 jiwa dan tersebar di lima titik, yakni Pandan, Tukka, Badiri, Tapian Nauli dan Sitahuis.
Bencana yang terjadi pada Selasa (25/11) ini juga mengakibatkan 521 jiwa luka-luka dengan jumlah korban luka terbanyak berasal dari Kecamatan Tukka.
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu pada Minggu (30/11/2025) menerangkan, pihaknya didukung oleh unsur TNI, Polri, BNPB, Basarnas dan para relawan terus melakukan upaya pencarian korban.
Jumlah korban dimungkinkan akan terus bertambah karena warga yang dilaporkan hilang oleh keluarganya berjumlah diatas 100 jiwa.
"Fokus kita adalah mencari, mengevakuasi dan mendistribusikan bantuan," ucapnya.

