![]() |
| Disaksikan Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis, Deputi Bidang Geoekonomi DPN RI Yayat Ruyati menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan kepada SMKN 1 Badiri, Tapteng |
Bantuan yang terdiri dari 144 unit kursi belajar dan 4 unit papan tulis tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Geokonomi DPN, Yayat Ruyat, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis.
Yayat menjelaskan, bantuan fasilitas pendidikan tersebut diberikan untuk mendukung keberlangsungan proses belajar mengajar yang selama tujuh bulan terakhir masih dilaksanakan di ruang belajar darurat.
Yayat prihatin melihat kondisi ruang belajar di SMKN 1 Badiri Tapteng. Meski demikian, ia mengaku terkesan dengan semangat para guru dan siswa yang tetap menjalankan proses belajar mengajar meski dengan fasilitas yang sangat terbatas.
"Kami menyampaikan rasa simpati yang mendalam. Semangat para siswa dan guru menjadi pelajaran berharga bagi kami," katanya.
Yayat menjelaskan, kedatangannya ke Tapteng untuk melihat langsung progres penanggulangan bencana yang sudah berjalan 8 bulan.
Kedatangan ini untuk mendapatkan informasi dan perkembangan ril dilapangan yang berikutnya dijadikan rekomendasi strategis terkait isu ketahanan nasional, kepada Presiden Prabowo sebagai ketua umum DPN.
"Kami akan membawa berbagai masukan dari pihak sekolah untuk dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam upaya percepatan pemulihan sarana dan prasarana pendidikan," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis, mengapresiasi kunjungan DPN RI ke Tapteng.
Kunjungan yang ia sebut sebagai bentuk perhatian dan kepedulian tersebut, tidak hanya hadir membawa bantuan materil tetapi juga simbol solidaritas dan membawa harapan baru.
Pihaknya (Pemkab Tapteng), akan terus berkomitmen membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat serta pihak terkait lainnya, agar langkah mempercepat pemulihan bencana di Tapteng, khususnya pada sektor pendidikan dapat berjalan sebaik mungkin.
"Bantuan yang diberikan hari ini bukan hanya memiliki nilai meterial tetapi juga menjadi simbol kepedulian, solidaritas dan harapan agar dunia pendidikan di Tapteng dapat segera bangkit," ucapnya.

