BI Sibolga Dorong Peningkatan Nilai Tambah Produk Pertanian Kab. Samosir Melalui Parade Agro Budaya 2026

SW25
0
Parade Agrobudaya Kab. Samosir dalam rangka Festival Tao Toba Joujou 2026 di Pangururan Samosir, Sumatera Utara

SAMOSIR - Seribuan warga Kabupaten Samosir turut menyemarakkan opening ceremony Festival Tao Toba Joujou Tahun 2026, yang digelar di Water Front City, Pangururan, Kabupaten Samosir, pada Kamis (6/8/2026)

Festival Tao Toba Joujou sendiri akan berlangsung tanggal 6-9 Agustus 2026.

Bukan jadi penonton, seribuan warga ini hadir dan menjadi peserta Parade Agro Budaya Tahun 2026, yang menampilkan aneka hasil panen masyarakat Samosir dan dilengkapi dengan kostum tradisional masyarakat sekitar.

Sambil mengarak aneka hasil kebun dan ladangnya, warga dari 9 kecamatan sekabupaten Samosir ini, secara bergiliran memamerkan kualitas hasil panen yang mereka dapatkan musim itu dihadapan Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, Kepala KPw BI Sibolga Riza Putera dan sejumlah tokoh dan pelaku usaha dan perbankan di wilayah kerja BI Sibolga.

Parade Agrobudaya ini, menjadi momen yang paling ditunggu pengunjung Festival Tao Toba Joujou. 

Selain karena unik dan menarik, parade ini menyuguhkan produk hasil panen masyarakat Samosir dengan cara yang kreatif.

Kepala KPw BI Sibolga, Riza Putera mengatakan Parade Agrobudaya adalah salah satu dari agenda utama Festival Tao Toba Joujou tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara hasil kekayaan pertaniN  dan warisan budaya Batak.

Riza mengungkapkan bahwa kegiatan parade yang rutin dilaksanakan setiap tahun itu untuk memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

"Jadi, bukan sekedar pertunjukan budaya tetapi juga menjadi strategi untuk memperkenalkan potensi ekonomi Kabupaten Samosir kepada masyarakat luas," kata Riza.

Ia pun berharap, melalui parade Agrobudaya, komoditas unggulan Samosir semakin dikenal, memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.

"Bank Indonesia terus mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang kuat. Ketika budaya dilestarikan, pertanian berkembang dan wisatawan datang, maka perputaran ekonomi masyarakat juga akan meningkat. Inilah semangat yang ingin kami bangun melalui Festival Tao Toba Joujou," ujarnya.

BI sendiri berharap, parade Agrobudaya menjadi agenda rutin tahunan yang mampu memperkuat citra Kabupaten Samosir sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan pertanian yang berkelas.

Dan Festival Tao Toba Joujou sendiri menjadi wadah promosi potensi daerah sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Danau Toba.

Penulis : Samsul Pasaribu

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)