PP Perti dan Sejumlah Ormas Islam Bahas Kerjasama Peningkatan Pendidikan Islam di Uzbekistan

SW25
0
Pimpinan MPR RI Ahmad Muzani bersama Ketum PP Perti foto bersama dengan latar gedung Islamic Center Uzbekistan di Tashkent

JAKARTA - Sejumlah pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren melakukan kunjungan muhibbah kepada mufti negara Uzbekistan Syeikh Nuruddin Kholiqnar, di Kantor Pusat Informasi Peradaban Islam/ Islamic Center  diTashkent, pada Rabu (30/6/2026)

Delegasi Indonesia yang dipimpin langsung oleh Pimpinan MPR RI Ahmad Muzani dan Hidayat Nurwahid tersebut, "bertandang" ke negara berjuluk "Jantung Jalur Sutra" tersebut dalam rangka peningkatan kerjasama bidang pendidikan Islam.

Ketua umum PP Perti, Buya H.M. Syarfi Hutauruk kepada limakabar.com menjelaskan bahwa kunjungan tersebut penting dalam upaya meningkatkan tata kelola pendidikan Islam di Indonesia, baik madrasah maupun pesantren.

Buya H.M Syarfi Hutauruk bersama Mufti Agung Negara Uzbekistan Syeikh Nuruddin Khaliqnar

Buya Syarfi mengatakan, sebagai bagian dari sistem pendidikan di Indonesia, madrasah dan pesantren harus terus dibentuk menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya berkualitas dari segi fasilitas tetapi juga kurikulum.

Untuk mewujudkan itu, baik pesantren maupun madrasah harus mendapatkan perbandingan pengelolaan sistem pendidikan serupa dari negara-negara Islam di dunia yang dinilai berhasil menerapkan sistem pendidikan berkualitas termasuk Uzbekistan.

"Uzbekistan ini adalah pusat sejarah dan peradaban Islam. Disini dimakamkan Imam Bukhari, ulama besar Islam. Kita ingin belajar banyak tentang bagaimana pendidikan Islam berkembang pesat disini dan sejauh mana intervensi negara untuk perkembangannya," kata Buya Syarfi.

Foto bersama delegasi Indonesia di Uzbekistan

Walikota Sibolga periode 2010-2015 dan 2016=2021 ini mengungkapkan, semangat pengembangan madrasah dan pesantren ini sejalan dengan visi besar Perti dibidang pendidikan.

Sebagai ormas Islam yang manaungi ribuan madrasah dan pesantren, Perti ingin kunjungan ini membawa perubahan positif di Indonesia.

Menurutnya, baik madrasah maupun pesantren sudah terlalu lama duduk dibangku cadangan, padahal peran pesantren tidak sebatas meningkatkan kualitas generasi muda melalui peningkatan SDM nya tetapi juga punya catatan sejarah yang gemilang dalam memerdekakan Indonesia.

"Perti berterimakasih kepada pemerintah Indonesia yang telah memberi kesempatan belajar langsung tentang tata kelola pendidikan Islam di Uzbekistan ini dan kita berharap dukungan ini akan semakin kuat sehingga pendidikan Islam kita semakin berkualitas," pungkasnya.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)