![]() |
| Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis bersamas sejumlah pimpinan instansi memimpin rakor perpanjangan masa transisi kedaruratan menuju pemulihan di GOR Pandan |
PANDAN - Pemkab Tapanuli Tengah secara resmi memperpanjang Masa Transisi Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana sejak 24 Juni 2026.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari hasil Rakor Pembahasan terkait perpanjangan masa transisi yang digelar lintas sektor dan hybrid tersebut dan dilaksanakan di GOR Pandan, pada Rabu (24/6/2026)
Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi Lubis menjelaskan keputusan memperpanjang masa transisi adalah wujud tanggungjawab Pemda untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan optimal.
Selain itu, perpanjangan tersebut untuk memberi waktu seluas-luasnya kepada Pemda untuk menjangkau setiap warga terdampak agar hak-haknya terpenuhi.
"Seluruh hak masyarakat yang terkena dampak bencana dapat terpenuhi dengan baik. Mulai dari bantuan Jaminan Hidup (Jadup), bantuan stimulan, penggantian isi rumah, penanganan rumah rusak (ringan, sedang, berat), hingga penyediaan hunian sementara dan hunian tetap," Kata Mahmud.
Masih kata Mahmud. Pihaknya juga akan memanfaatkan masa perpanjangan tersebut untuk menyempurnakaan validasi data.
Seluruh aparat pemerintahan mulai dari desa hingga kecamatan sudah diinstruksikan untuk bekerja maksimal menghasilkan data yang valid by name by address.
"Keakuratan data ini adalah kunci utama efektivitas penganganan pascabencana," ujarnya.
Tidak hanya Pemkab, seluruh instansi vertikal juga mendukung penuh langkah perpanjangan masa transisi ini.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga.
Tidak hanya Tapteng, perpanjangan masa transisi yang sama juga dilakukan oleh Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Utara.
"Dengan adanya perpanjangan masa transisi ini, Pemkab Tapteng berharap proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih optimal sehingga masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal," pungkas Mahmud.

